Metodologi Penelitian · W-02

Kalkulator Sampling

Filter 6 lapis hierarkis · 4 formula kalkulasi · Generator justifikasi BAB 3 siap print · Tabel komparasi formula

4
Formula
6
Layer Filter
1-klik
Justifikasi BAB 3
PDF
Ekspor Laporan
🎯 Pilih Metode Sampling
🧮 Kalkulator Sampel🔒
📝 Generator Justifikasi🔒
⚠️ Non-Response Bias
📋 Panduan Lengkap
Sistem Filter 6 Lapis (Hierarkis): Jawab filter secara berurutan. Beberapa filter akan otomatis dilewati (skip) jika tidak relevan. Hasil akan muncul otomatis setelah semua filter terisi.
L0Paradigma
L1Populasi
L2Struktur
L3Responden
L4Kapasitas
L5Inferensial
0
Layer 0 — Paradigma Penelitian
Apa paradigma utama penelitian skripsimu?
1
Layer 1 — Ketersediaan & Ukuran Populasi
Bagaimana kondisi daftar populasi (sampling frame) dan ukurannya?
2
Layer 2 — Struktur & Sebaran Populasi
Bagaimana karakteristik internal dan sebaran geografis populasimu?
3
Layer 3 — Karakteristik & Aksesibilitas Responden
Bagaimana karakteristik target responden penelitianmu?
4
Layer 4 — Kapasitas & Konteks Peneliti
Bagaimana kondisi sumber daya penelitianmu sebagai mahasiswa skripsi?
5
Layer 5 — Tujuan Inferensial
Seberapa jauh hasil penelitianmu perlu digeneralisasikan?
Rekomendasi Metode Sampling

Jawab filter di atas secara berurutan untuk melihat rekomendasi.

ProbabilitySetiap anggota punya peluang terpilih
Non-ProbabilityTidak semua punya peluang terpilih
SensusAmbil semua anggota populasi
KombinasiGabungan dua pendekatan
🧮
Kalkulator Sampel
Hitung jumlah sampel yang tepat menggunakan 4 formula ilmiah — Slovin, Cochran, PLS-SEM (Hair et al.), dan Regresi Berganda (Green) — lengkap dengan tabel komparasi otomatis.
✦ Rumus Slovin & Cochran ✦ PLS-SEM & Regresi ✦ Koreksi FPC & Stratified ✦ Tabel Komparasi Otomatis
✦ Upgrade ke Premium
Fitur ini hanya tersedia untuk pengguna akun Premium.

Kalkulator Jumlah Sampel

Empat formula kalkulasi dengan hasil langsung dan tabel komparasi otomatis. Pilih tab formula yang sesuai.

Rumus Slovin
Rumus Cochran
PLS-SEM
Regresi Berganda
Kalkulasi Lanjutan

Rumus Slovin

n = N / (1 + N·e²)
Populasi diketahui dan terhingga. Paling umum di skripsi Indonesia. ⚠ Catatan: Slovin mengunci p=0.5 dan Z=1.96 tanpa fleksibilitas (Tejada & Punzalan, 2012). Untuk presisi lebih tinggi gunakan Cochran.
sampel minimum (Slovin)
+20% buffer
+30% buffer

📌 Panduan Penggunaan Slovin

✅ Gunakan Slovin jika:

  • Populasi terhingga dan jumlahnya diketahui
  • Penelitian deskriptif atau korelasional sederhana
  • Dosen pembimbing tidak mensyaratkan formula statistik ketat

❌ Hindari Slovin jika:

  • Menggunakan PLS-SEM atau CB-SEM
  • Perlu menyesuaikan tingkat kepercayaan atau proporsi
  • Populasi > 100.000 atau tidak diketahui

Rumus Cochran

n₀ = (Z²·p·q) / e²
Lebih fleksibel dari Slovin. Bisa digunakan untuk populasi tidak diketahui (∞). Mendukung koreksi FPC jika N diketahui dan n/N > 5%.
sampel minimum (Cochran)

📌 Cochran vs Slovin

Aspek Slovin Cochran
Derivasi statistik⚠ Lemah✅ Kuat
Fleksibilitas p❌ Dikunci 0.5✅ Bebas
Populasi ∞
Koreksi FPC

PLS-SEM (SmartPLS)

n ≥ max(10×indikator, 30)
Rule of 10 Hair et al. (2017) sebagai batas minimum mutlak. ⚠ Penting: Hair et al. (2022, 3rd ed.) kini merekomendasikan power analysis via G*Power atau SmartPLS 4. Nilai ini adalah batas bawah absolut.
sampel minimum (PLS-SEM)
Minimum
100
Ideal Hair
200
Optimal

📌 Pilih SmartPLS atau AMOS?

SmartPLS (PLS-SEM):

  • Cocok untuk eksplorasi & prediksi
  • Toleran terhadap data tidak normal
  • n minimum lebih rendah (≥30–100)
  • Konstruk reflektif & formatif

AMOS (CB-SEM):

  • Cocok untuk konfirmasi teori
  • Butuh data normal & n ≥100–200
  • Fit indices lebih banyak (CFI, RMSEA, dll.)
  • Hanya konstruk reflektif

Regresi Linear Berganda

n ≥ 50 + 8m (Green, 1991)
Disesuaikan dengan estimasi G*Power berdasarkan ukuran efek (α=0.05, power=0.80). ⚠ Untuk efek kecil, n yang dibutuhkan sangat besar. Selalu verifikasi dengan G*Power (Cohen, 1988).
sampel minimum (Regresi)
Green (1991)
G*Power est.

📌 Acuan n Minimum per Metode

MetodeMinIdeal
Korelasi≥30≥100
Regresi (1 IV)≥58≥100
Regresi (3 IV)≥74≥150
PLS-SEM≥30≥100
CB-SEM (AMOS)≥100≥200

Stratified Sampling

nᵢ = n × (Nᵢ/N)
Proporsi sampel per strata setelah total n ditetapkan via Slovin/Cochran.
sampel untuk strata ini (nᵢ)

Koreksi FPC

n = (n₀·N)/(n₀+N-1)
Jika n hasil Cochran > 5% dari N, gunakan koreksi Finite Population Correction untuk mengecilkan sampel.
sampel setelah koreksi FPC
Tabel Komparasi Semua Formula (Otomatis)
💡 Cara pakai: Hitung minimal satu formula di atas, lalu tabel ini akan otomatis terisi dan dibandingkan semua hasilnya.
📊

Hitung minimal satu formula di atas untuk mengisi tabel komparasi.

Generator Justifikasi Metodologi (AI)

Setelah menentukan metode dan ukuran sampel, langkah berikutnya adalah menyusun justifikasi metodologi yang solid untuk Bab 3 skripsimu. Gunakan Generator AI kami untuk membuat draf awal yang kuat.

💡
Alat Canggih
Generator Justifikasi Metodologi AI
Buat paragraf Bab 3 yang logis dan akademis dengan bantuan Gemini AI.
Buka Generator AI →

Non-Response Bias

Topik paling sering diabaikan mahasiswa. Menentukan jumlah sampel saja tidak cukup — kamu harus mempertimbangkan berapa yang benar-benar merespons dan dampak bias-nya.

Mengapa ini kritis? Jika kamu mengirim 150 kuesioner tapi hanya 60 yang kembali (response rate 40%), kamu tidak hanya kehilangan jumlah sampel — kamu berpotensi mendapat bias sistematis karena responden dan non-responden bisa berbeda karakteristiknya.
📊 Response Rate Realistis
Kuesioner online (Google Form): 20–40%
Kuesioner tatap muka: 70–95%
Email/WhatsApp blast: 10–25%
Via gatekeeper (kantor): 50–80%

⚠ Mayoritas skripsi Indonesia: rencanakan dengan asumsi 30–40% response rate.
🔢 Rumus Distribusi Kuesioner
n_distribusi = n_target / response_rate

Contoh: butuh 100 sampel, estimasi response rate 50%:
→ Distribusikan 200 kuesioner

Selalu tambahkan 10–15% ekstra untuk data tidak valid/rusak.
✅ Cara Menguji Non-Response Bias
Wave analysis: Bandingkan karakteristik responden awal vs akhir. Jika berbeda signifikan, ada bias.

T-test demografis: Uji apakah responden dan non-responden berbeda secara statistik pada variabel kunci.
🛡 Strategi Meningkatkan Response Rate
• Kuesioner singkat (<10 menit)
• Follow-up reminder 2× setelah distribusi
• Manfaatkan gatekeeper (HRD, ketua kelas)
• Tatap muka lebih baik dari online
• Jelaskan tujuan penelitian dengan jelas
📝 Wajib Dilaporkan di BAB 3
• Jumlah kuesioner didistribusikan
• Jumlah yang kembali dan valid
• Response rate aktual (%)
• Cara penanganan non-response
• Limitasi yang mungkin timbul
⚠ Ambang Batas Response Rate
Survei tatap muka:
≥70% — sangat baik · 50–69% — cukup · <30% — risiko tinggi

Survei online:
≥50% — sangat baik · 30–49% — dapat diterima · <20% — risiko bias sistematis

(Baruch & Holtom, 2008; Cook et al., 2000)
Kalkulator Distribusi Kuesioner

Berapa kuesioner harus disebarkan?

Masukkan target sampel dan estimasi response rate.
kuesioner yang harus didistribusikan

Panduan & Perbandingan Lengkap

Referensi komprehensif: perbandingan semua metode sampling, acuan n minimum per metode analisis, dan panduan memilih formula.

Acuan Minimum Sampel per Metode Analisis
Metode AnalisisMinimumIdealReferensi
Korelasi Pearson/Spearmann ≥ 30n ≥ 50–100Cohen (1992)
Regresi Linear Sederhanan ≥ 50n ≥ 100Green (1991)
Regresi Berganda (3 IV)n ≥ 74n ≥ 150Green (1991): 50+8(3)
Regresi Logistikn ≥ 50, 10/kategorin ≥ 100Hosmer & Lemeshow (2000)
Independent t-testn ≥ 20/kelompokn ≥ 30/kelompokCohen (1988)
One-Way ANOVAn ≥ 20/kelompokn ≥ 30/kelompokCohen (1988)
Chi-SquareExp. freq ≥ 5/seln ≥ 50 totalCochran (1954)
PLS-SEM (SmartPLS)n ≥ 30n ≥ 100–200Hair et al. (2017)
CB-SEM (AMOS)n ≥ 100n ≥ 200–400Hair et al. (2010)
ARIMA / Time Seriesn ≥ 30 titik waktun ≥ 50–100Box & Jenkins (1970)
Analisis Tematik6–8 informanHingga saturasi temaGuest, Bunce & Johnson (2006)
Grounded Theory15–20 informanHingga saturasi teoritisGlaser & Strauss (1967)
Fenomenologi5–8 informan8–15 informanCreswell (2013)
Perbandingan Formula Ukuran Sampel
FormulaCocok UntukSyarat UtamaKelemahanReferensi
SlovinSkripsi deskriptif/korelasional sederhana, N diketahuiN terhingga & diketahuiTidak memiliki derivasi statistik kuat; mengunci p=0.5 dan Z=1.96Umar (2003); Tejada & Punzalan (2012)
CochranSemua tipe penelitian kuantitatif, populasi besar/∞Menentukan p dan Z secara eksplisitMembutuhkan estimasi proporsi p yang akuratCochran (1977)
PLS-SEM (10×)Structural Equation Modeling, SmartPLSMengetahui max. indikator & jalurHair (2022) menarik sebagai panduan utama; kini G*Power lebih dianjurkanHair et al. (2017, 2022)
Green (Regresi)Regresi linear berganda, analisis mediasiEstimasi ukuran efek (besar/sedang/kecil)Efek kecil membutuhkan n sangat besar; harus diverifikasi G*PowerGreen (1991); Cohen (1988)